login

Annual Report of the Chief Medical Officer for 1965

Sexually Transmitted InfectionsPublished 1 March 1967Open access
Department of Health and Children (DOHC)
Citations302
SJR quartileQ1
SJR score1.02
SNIP1.06
View PDF

TL;DR

Reports from the clinics of England and Wales for 1965 indicate that, although gonorrhoea has shown a slight decline, infectious syphilis which should be easier to control has showed a disquieting increase.

Abstract

Salah satu cara untuk mendeteksi keinfertilan pada pria adalah dengan
\nanalisa sperma. Dua parameter dari analisa sperma tersebut adalah likuifaksi
\nsemen dan kecepatan gerak spermatozoa. Likuifaksi memanjang sering diternui
\npada kasus-kasus infertil. Sementara itu gangguan kecepatan gerak spermatozoa
\nsering menjadi penyebab infertilitas. Sehingga ingin diketahui hubungan antara
\nlikuifaksi semen dengan kecepatan gerak spermatozoa.
\nTelah dilakukan penelitian refrospektif terhadap 75 orang pria Pasangan
\nIngin Anak (PIA) yang memeriksakan diri ke Laboratorium Biologi Fakultas
\nKedokteran Unand dari tanggal 1 Januari 2003 sampai 31 Desember 2004. Data
\ndicatat dan diolah dengan memakai korelasi Pearson Product Moment.
\nBerdasarkan analisa korelasi diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang
\nbermakna antara likuifaksi semen terhadap kecepatan gerak spermatozoa dengan
\nkoefisien korelasi (r) = 0,287. Hal ini diinterpretasikan sebagai hubungan yang
\nrendah.
\n

Keywords

Economics, Econometrics and Finance