Annual Report of the Chief Medical Officer for 1965
Generate an AI Snapshot to get a quick, structured summary of this paper.
A concise AI-generated summary of the paper will appear here once you click Generate AI Snapshot.
TL;DR
Reports from the clinics of England and Wales for 1965 indicate that, although gonorrhoea has shown a slight decline, infectious syphilis which should be easier to control has showed a disquieting increase.
Abstract
Salah satu cara untuk mendeteksi keinfertilan pada pria adalah dengan \nanalisa sperma. Dua parameter dari analisa sperma tersebut adalah likuifaksi \nsemen dan kecepatan gerak spermatozoa. Likuifaksi memanjang sering diternui \npada kasus-kasus infertil. Sementara itu gangguan kecepatan gerak spermatozoa \nsering menjadi penyebab infertilitas. Sehingga ingin diketahui hubungan antara \nlikuifaksi semen dengan kecepatan gerak spermatozoa. \nTelah dilakukan penelitian refrospektif terhadap 75 orang pria Pasangan \nIngin Anak (PIA) yang memeriksakan diri ke Laboratorium Biologi Fakultas \nKedokteran Unand dari tanggal 1 Januari 2003 sampai 31 Desember 2004. Data \ndicatat dan diolah dengan memakai korelasi Pearson Product Moment. \nBerdasarkan analisa korelasi diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang \nbermakna antara likuifaksi semen terhadap kecepatan gerak spermatozoa dengan \nkoefisien korelasi (r) = 0,287. Hal ini diinterpretasikan sebagai hubungan yang \nrendah. \n
